Tata Cara Pelaksanaan Qurban

spanduk qurban

Idul adha merupakan satu dari 2 hari raya umat islam yang sakral dilakukan tiap tahun oleh seluruh umat muslim di dunia. Baik idul fitri maupun idul adha merupakan momentum kemenangan dan kebahagiaan bagi tiap-tiap umat islam dunia, yang membuat ibadah idul adha berbeda ialah pelaksanaan penyembelihan hewan qurban yang menjadi rangkaian ibadah hari raya idul adha. Kedudukan ibadah qurban adalah sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan, sementara beberapa ulama mewajibkan qurban bagi yang mampu dan tidak dalam keadaan safar.

Berbeda dengan pemotongan hewan pada umumnya, pelaksanaan ibadah qurban memiliki aturan dan tata cara yang harus diperhatikan, berikut tata cara pelaksanaan ibadah qurban:

  1. Waktu pelaksanaan

Waktu pelaksanaan ibadah qurban, dilaksanakan setelah sholat hari raya idul adha, bagi yang tidak melaksanakan sholat hari raya juga wajib menyesuaikan waktu penyembelihan hewan qurban setelah sholat hari raya hingga matahari terbenam. Kemudian dilanjutkan hingga 3 hari setelah hari raya idul adha. Karena sering terjadi dalam penentuan hari raya terdapat perbedaan pendapat antara umat islam mengenai penetapan hari raya, maka sangat dianjurkan bagi tiap-tiap masjid untuk menginformasikan hari pelaksanaan sholat ied dan qurban melalui pengumuman atau pemasangan spanduk qurban, beberapa hari sebelumnya. Spanduk qurban ini juga akan berguna sebagai informasi kemana warga bisa berkumpul mengambil daging pembagian.

  1. Jenis hewan qurban

Tidak semua hewan ternak boleh dijadikan hewan qurban, sesuai ketentuan dari Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasalam, hewan yang dapat diqurbankan hanya sebatas pada unta, sapi, kerbau, kambing atau domba. Usia hewan qurban pun perlu diperhatikan, untuk hewan unta, paling tidak usianya sudah mencapai 5-6 tahun, sapi atau kerbau paling tidak berusia minimal 2 tahun, sementara kambing atau domba juga minimal 2 tahun.

  1. Kondisi fisik hewan qurban

Selain jenis hewan dan usia hewan yang harus diperhatikan, kondisi fisik hewan qurban juga harus diperhatikan. Sebagaimana dalil yang disampaikan nabi “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdiri di tengah-tengah kami dan berkata, “Ada empat cacat yang tidak dibolehkan pada hewan qurban: buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya, sakit dan tampak jelas sakitnya, pincang dan tampak jelas pincangnya, sangat kurus sampai-sampai seolah tidak berdaging dan bersum-sum.” (HR Tirmidzi).

Dari dalil ini dijelaskan bahwa hewan qurban harus yang betul-betul sehat tanpa cacat, tidak buta, tidak pincang, dan tidak kurus, agar daging yang dihasilkan lebih banyak dan sehat untuk dikonsumsi.

  1. Proses penyembelihan

Sebelum melakukan penyembelihan, pastikan terlebih dahulu hewan yang hendak diqurbankan sesuai dengan ketentuan dan halal baik secara jenis, zakat dan cara memperolehnya, pastikan hewan yang hendak disembelih dalam keadaan hidup, bukan yang sementara sekarat, hewan yang sudah tertabrak atau hewan yang sudah mati.

Bagi yang melakukan ibadah qurban, juga diharuskan untuk tidak memotong sedikitpun rambut yang melekat di tubuhnya dan kuku yang ada di kaki tangannya sebagaimana Sabda Rasulullah “Jika masuk bulan Dzulhijah dan salah seorang dari kalian ingin menyembelih qurban. Maka, hendaklah ia tidak memotong sedikitpun dari rambut dan kukunya.” (HR. Muslim).

Sebelum melaksanakan pemotongan atau penyembelihan, maka orang yang akan menyembelih harus dalam keadaan suci terlebih dahulu, pemotongannya pun harus menghadap ke kiblat, dan menggunakan pisau yang tajam agar hewan tidak tersiksa terlalu lama. Dianjurkan jika memungkinkan orang yang berqurban yang memotong sendiri hewan qurbannya.

Sebelum melakukan penyembelihan, maka diwajibkan bagi yang memotong untuk membaca doa terlebih dahulu dengan mengucapkan basmalah dan takbir agar daging yang dihasilkan menjadi halal sebagaimana dalil al-quran “Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya.” (QS Al An’am : 121).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *