Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban Sesuai Al-Quran Dan Sunnah

doa menyembelih hewan qurban

Memasuki Bulan Zulhijah, sebagian umat islam akan mulai mempersiapkan diri untuk menyambut salah satu hari besar umat islam yaitu hari raya Idul Adha atau Idul Qurban, karena hari tersebut sebagian umat islam juga melaksanakan ibadah qurban. Bagi yang memiliki rezeki yang cukup secara finansial, wajib melaksanakan ibadah satu ini, selama tidak ada uzur yang menghalangi, sementara bagi yang belum mampu hukum berqurban menjadi sunnah.

Ibadah qurban memang sudah sangat melekat di kalangan masyarakat di indonesia yang mayoritas muslim ini. Namun, ternyata masih banyak diantara kita yang belum begitu paham mengenai ibadah qurban, masih banyak yang bingung mengenai tata cara pelaksanaan nya, hukum, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berqurban, dan dll. Pada artikel kali ini kita hanya akan fokus membahas tata cara menyembelih hewan qurban dalam islam.

Definisi

Secara umum menyembelih hewan qurban sama dengan menyembelih hewan lain pada umumnya. Definisi menyembelih adalah menghilangkan atau melenyapkan roh pada binatang dengan cara memotong leher kerongkongan dan tenggorokan serta dua urat nadi dengan beda yang tajam atau benda yang dibenarkan dalam islam. Tidak boleh memotong hewan dengan benda yang tumpul, gigi atau tulang. Binatang yang tidak disembelih, atau disembelih dengan cara yang salah hukumnya menjadi haram karena sama saja dengan bangkai.

Rukun menyembelih hewan

  1. Yang menyembelih harus beragama islam.
  2. Menyembelih binatang yang halal secara zat, fisik, cara memperolehnya.
  3. Menggunakan alat yang tajam agar hewan yang disembelih tidak tersiksa lama.
  4. Menyembelih karena Allah SWT, bukan untuk suatu kesyirikan.

Tata cara menyembelih hewan qurban

  1. Menyiapkan pisau sebagai alat untuk menyembelih. Pisau yang digunakan haruslah pisau yang tajam, semakin tajam semakin baik sebagaimana hadist Syaddad Bin Aus radhiallahu ‘anhu, Nabi SAW” Sesungguhnya Allah SWT mewajibkan melakukan ihsan dalam segala macam hal. Apabila kalian membunuh, maka bunuhlah secara ihsan, dan jika kalian menyembelih, maka sembelihlah secara ihsan. Hendaknya kalian mempertajam pisau dan menyenangkan sembelihnya.” (HR. Muslim). Dari hadist ini, juga dapat diambil ketentuan larangan mengasah pisau yang akan digunakan dihadapan hewan qurban, agar hewan tersebut tidak takut saat akan disembelih. Hal ini diperkuat oleh hadist Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma yang mengatakan “Rasulullah SAW memerintahkan agar mengasah pisau tanpa memperlihatkan kepada hewan.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah)
  2. Membaringkan hewan dengan lambung kiri diatas lambung kiri.
  3. Menghadapkan hewan ke kiblat
  4. Menginjak bagian leher hewan
  5. Membaca doa menyembelih qurban, jumhur ulama sepakat tidak ada doa khusus dalam menyembelih hewan. Doa menyembelih hewan qurban dengan membaca basmalah dan takbir.
  6. Menyembelih dengan cepat agar hewan tidak lama tersiksa.
  7. Memastikan tenggorokan, kerongkongan dan dua urat di leher sudah terpotong dengan baik.
  8. Dilarang mematahkan leher untuk mempercepat kematian hewan.

Sementara itu, ada beberapa hal yang makruh dilakukan saat menyembelih hewan qurban. Makruh artinya berstatus hukum dilarang namun tidak ada konsekuensi bila melakukannya, beberapa hal tersebut Yaitu; menyembelih hewan hingga leher teputus/terpisah dari kepala, menggunakan pisau yang tumpul, dan menguliti atau memotong-motong hewan sebelum nyawanya hilang.

Khusus bagi hewan qurban, beberapa hal mengenai syarat hewan yang boleh diqurbankan juga harus diperhatikan. Sebaiknya memotong hewan yang gemuk, tidak boleh memotong hewan qurban yang cacat mata, pincang, atau sakit, perhatikan juga umur hewan yang akan disembelih, paling tidak 5-6 tahun untuk unta, paling tidak 2 tahun untuk sapi dan kerbau, sekitar 1 tahun untuk kambing dan 6 bulan untuk domba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *