Tak Pandang Bulu, Israel Target Fasilitas Kesehatan Gaza

GAZA – PALESTINA. Memasuki hari kelima, Pasukan Israel terus melayangkan roket-roket untuk memborbardir kehidupan warga Palestina. Menembus jalur Gaza Kekejaman mereka telah nyata dan terus merebak di media sosial.

siaran pers yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina, telah mendata seratus dua puluh dua (122) warga Palestina dipastikan terbunuh, termasuk 31 anak-anak dan 20 wanita. Sembilan ratus (900) orang terluka termasuk 254 anak-anak dan 168 wanita. Dari jumlah tersebut, ada 33 luka kritis dan 218 luka sedang.

Selain menargetkan daerah pemukiman yang padat penduduk, Pasukan Israel juga merusak infrastruktur jalan dan pinggiran puskesmas. Tentunya ini merupakan kejahatan perang, dimana hal ini menghambat akses pasien ke pusat kesehatan, serta ketidakmampuan tim medis menjangkau pasien.

Pengancaman dan pergusuran warga sipil Palestina dari rumah ke tempat penampungan juga menciptakan lingkungan yang berbahaya bagi penyebaran Covid-19 dan meningkatkan beban pada sistem kesehatan Gaza yang semakin menipis.

Tak sampai disitu, Pasukan Israel dengan sengaja menutup titik penyeberangan dan menghentikan impor bahan bakar untuk pembangkit listrik yang menyuplai makanan ke Rumah Sakit di jalur tersebut. Ini sangat mempengaruhi operasional departemen vital di Rumah Sakit. Seperti ruang operasi, ICU dan ruang perawatan.

Kemenkes Palestina menghimbau kepada dunia internasional untuk memberikan perlindungan penuh terhadap fasilitas kesehatan yang telah ditargetkan secara langsung, seperti Puskesmas Hala Al-Shawa yang hancur total, selain kerusakan sebagian RS Beit Hanoun dan RS Indonesia di Jalur Gaza utara.

Mereka juga menyerukan tindakan segera untuk membuka pelabuhan bagi delegasi medis, perbekalan kesehatan, dan untuk merujuk korban luka ke luar negeri. Sebab Rumah Sakit mereka yang penuh sesak, karena kompleks medis Al-Shifa memiliki 9 tempat tidur ICU, yang sekarang berisi 17 kasus kritis.

Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) merespon hal ini dengan segera membuka kolaborasi kemanusiaan demi membantu warga Gaza dalam bentuk bantuan obat-obatan, kursi roda dan logistik. Baik bagi tenaga kesehatan, maupun warga Gaza yang menjadi korban agresi Israel.

Mari bergabung bersama BSMI untuk menyelamatkan dan melindungi saudara kita di bumi Al-Quds, dengan mengirimkan bantuan melalui:

Bank Syariah Indonesia

9988827790

A.n Bulan Sabit Merah Indonesia

Kode Transfer (451)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *