Resmi Dilantik DPN, Pengurus BSMI Sulsel Segera Gelar Diklatpim Cabang Se-Sulsel

Makassar-Pengurus Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang baru resmi dilantik oleh Dewan Pengurus Nasional (DPN), Minggu (20/09/2020). Ketua DPN BSMI, Muhammad Djazuli Ambari melantik Alumni doktor bidang kesehatan lingkungan salah satu universitas ternama di Jepang, Basri Mahmud, sebagai ketua BSMI Sulsel menggantikan ketua sebelumnya, dokter Andi Qayyim Munarka. Pelantikan yang digelar melalui online tersebut disaksikan langsung oleh dewan pertimbangan BSMI,  Dr Basuki Supartono Sp oT, FACT, MARS.  

DPN BSMI berharap, saat memimpin BSMI Sulsel, Basri Mahmud dapat membawa pengalaman dan pengetahuan kebencanaan yang ia saksikan dan pelajari di Jepang selama beberapa tahun kuliah. 

“Saudara Basri Mahmud memiliki pengalaman dalam kegiatan kemanusiaan sebelumnya, seperti saat bencana Aceh, dan lainnya. Ia juga selama beberapa tahun tinggal di Jepang menyaksikan langsung pola dan sistem penanggulangan bencana dan kemanusiaan di sana”. 

“Jepang dikenal sebagai salah satu negara yang sering dilanda bencana alam, khususnya bencana gempa dan tsunami. Dan, sejauh ini negara itu dapat dikatakan sukses menyesuaikan kondisi hidup masyarakatnya dengan bencana tersebut sehingga mampu meminimalisir dampak dan korban setiap terjadi. Sehingga saya berharap, beliau bisa membawa BSMI Sulsel terdepan dalam agenda-agenda kemanusiaan di Sulsel ke depannya”, jelasnya. 

Djazuli meyakini Basri dan kepengurusannya mampu meningkatkan performa BSMI Sulsel dalam kegiatan kemanusiaan di Sulsel. “Saya yakin itu bisa dilakukan karena struktur kepengurusannya diisi oleh relawan-relawan yang komitmen dengan agenda kemanusiaan, memiliki pengalaman dan berasal dari latar profesi yang beragam,”terangnya. 

Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan BSMI

Dalam rangka meningkatkan kapasitas di bidang kemanusiaan dan untuk menanamkan nilai-nilai dasar organisasi BSMI, sebelum pelantikan, BSMI Sulsel juga menggelar pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) BSMI. Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus BSMI Sulsel yang dilaksanakan selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (19-20/09/2020). 

“Kegiatan ini sangat penting untuk memahamkan prinsip dan mekanisme kerja kemanusiaan BSMI bagi pengurus yang baru. Materi yang dibahas yaitu sejarah Bulan Sabit Merah dan nilai dasar perhimpunan, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dan program BSMI, serta manajemen organisasi. Dengan begitu, seluruh pengurus dalam kerja kemanusiaan nantinya memiliki prinsip kerja yang sama dan solid”, ungkap ketua DPN BSMI, Muhammad Djazuli Ambari. 

Sementara itu, menurut Ketua BSMI Sulsel, Basri Mahmud, mereka akan menggelar kegiatan yang sama pada tingkat cabang se-Sulsel, 10 hingga 11 Oktober 2020. “Alhamdulillah, cabang-cabang BSMI di kota dan kabupaten di Sulsel sudah terbentuk. Dan, sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, Diklatpim ini wajib bagi pengurus. Tujuannya untuk mengetahui dan memahami prinsip dasar BSMI dalam menjalankan agenda-agenda kemanusiaan”, tukasnya.

Diklatpim pengurus cabang kota dan kabupaten se-Sulsel juga digelar mengikuti standar Covid 19, yaitu dilakukan secara online.

BACA JUGA :

Buka Klinik Keliling Pasca Banjir, BSMI Sulsel Kirim Ambulans dan Relawan ke Luwu Utara

Dukung Misi Kemanusiaan Bencana Banjir Luwu Utara, BSMI Sulsel Dirikan Posko Komando di Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *