Penetapan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana di Sulawesi Tengah

BSMI-Sulawesi Tengah, Sebulan pasca bencana Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuifaksi yang menimpa Palu, Donggala, Sigi, dan sekitarnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan status Transisi Darurat ke Pemulihan. Status ini akan berlangsung selama 60 hari sejak tanggal 27 Oktober 2018 sampai dengan 25 Desember 2018.

Adapun biaya yang ditanggung akan dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2018, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2018. Surat edaran ini ditandatangani langsung oleh Gubernur Provinisi Sulawesi Tengah.

 

Keputusan tersebut didasarkan pada hasil rapat koordinasi di ruang kerja Gubernut Sulawesi Tengah pada tanggal 25 Oktober 2018 yang merekomendasikan bahwa rangka penanganan lebih lanjut Bencana Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuifaksi di Sulawesi Tengah yang harus mengubah status Transisi Darurat ke Pemulihan dalam jangka waktu tersebut.

Sampai saat ini, laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana per tanggal 24 Oktober 2018, korban di Palu, Sigi, dan Donggala yang tercatat sebanyak 2.081 orang meninggal dunia, korban luka 4.438 orang, korban hilang 1.309 orang, sedangkan pengungsi yang tersebar sebanyak 206.494 orang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *