Pembagian 500 Kotak Makanan Kepada Para Pengungsi

Pada hari ini (Minggu, 14 Oktober 2018), relawan Bulan Sabit Merah Indonesia membagikan 500 kotak makan siang kepada para pengungsi di Kabupaten Sigi. Makan siang ini disiapkan oleh 6 orang relawan yang berasal dari salah satu NGO Malaysia. Organisasi non profit ini bernama Al-I’Tisam yang fokus pada Dapur Umum selama di Bencana maupun konflik kemanusiaan.

Pembagian makanan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian BSMI terhadap korban terdampak gempa dan likuifaksi di Kabupaten Sigi yang notabene beberapa wilayahnya masih terisolir disebabkan akses jalan yang rusak parah. Banyak laporan masuk mengenai korban yang kelaparan dan belum mendapatkan bantuan sembako, menjadi alasan Rumah Sakit Lapangan BSMI bekerjasama dengan Al-I’Tisam mencanangkan program 1000 kotak makan siang per hari untuk pengungsi.

“Sebagai awal jalannya program ini sambil menunggu perlengkapan dapur umum dari Makassar yang menuju RSL BSMI, hari ini kami baru bisa membagikan 500 porsi dan setelahnya 1000 porsi akan rutin dibagikan selama masa tanggap darurat dan transisi status bencana ke masa recovery. Kami harap program ini bisa terus dilaksanakan sampai kondisi perekonomian masyarakat kabupaten Sigi sudah mendukung kemampuan mandiri mereka dalam hal memproduksi dan mengolah makanan sendiri nantinya”, ungkap Sulfiadi Barmawi selaku komandan utama posko penanggulangan bencana BSMI di Kabupaten Sigi.

“Relawan yang kami terjunkan hari ini  untuk turut andil dalam penyebaran kotak makan siang sebanyak 5 orang” lanjutnya.

Komandan utama yang merupakan Ketua Divisi tanggap bencana BSMI Provinsi Sulawesi Selatan ini menambahkan bahwa menu makanan yang diberikan kepada korban terdampak gempa disesuaikan dengan menu masyarakat Indonesia meskipun koki yang memasak berasal dari Malaysia dan telah berpengalaman memasak 1000 porsi makanan untuk korban konflik kemanusiaan di beberapa negara seperti di Yaman.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *