Mengatasi Kemiskinan Dengan Cara Islam

masalah kemiskinan

Kemiskinan adalah fenomena sosial yang hampir terjadi di semua negara di dunia. Termasuk di Indonesia, predikat negara kita sebagai negara berkembang juga mengindikasikan bahwa kemiskinan masih sangat merajalela di sekitar kita. Dibalik megahnya bangunan perkotaan yang menjulang tinggi ke langit, ada segelintir masyarakat yang hidup di pemukiman kumuh dengan penghidupan yang jauh dari kata layak.

Islam sendiri menganggap masalah kemiskinan sebagai sesuatu yang penting untuk dihapuskan. Banyak sekali jenis ibadah amaliah baik yang wajib dan sunnah yang berdampak langsung kepada pengentasan kemiskinan seperti sedekah, infaq, dan zakat. Bahkan lebih jauh lagi, Islam berusaha mengatasi kemiskinan, menari jalan keluar akan masalah yang dihadapi dan melakukan pengawasan guna mencegah kemungkinan timbul nya masalah baru.

Dalam islam secara umum, tiap individu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dengan sewajarnya sesuai kebutuhan. Dengan terpenuhinya segala kebutuhan, kita akan terhindar dari kemiskinan yang dekat dengan kekufuran, selain itu hidup akan tenang dan damai, membuat kita akan lebih mudah dalam beribadah kepada Allah swt.

Meski Allah telah menjamin rezeki masing-masing makhluknya, namun hal tersebut bukan berarti kita tidak berusaha dan hanya bermalas-malasan. Setidaknya ada beberapa konsep yang dijelaskan dalam islam untuk mengatasi masalah kemiskinan:

  1. Bekerja

Islam mewajibkan umatnya untuk bekerja atau mencari nafkah. Sebagaimana firman Allah swt:

”Dia-lah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” (al-Mulk/67:15)

Senjata utama mengatasi kemiskinan adalah bekerja. Dengan begitu tiap individu akan bisa memenuhi kebutuhannya masing-masing tanpa harus berpangku tangan ke orang lain.

  1. Membantu kerabat yang membutuhkan

Konsep selanjutnya adalah konsep menolong kerabat yang membutuhkan. Biasanya dalam satu keluarga atau dalam hubungan kekerabatan tidak semua memiliki nasib baik dengan memiliki rezeki yang berlebih, akan selalu ada pihak keluarga yang kurang baik nasibnya dan membutuhkan bantuan nya. Hal ini jugalah yang membuat salah satu sedekah yang paling mulia di sisi Allah adalah bersedekah kepada kerabat. Keluarga sudah sepantasnya saling menopang satu sama lain, hal ini sejalan dengan firman Allah swt:

”…Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) menurut Kitab Allah…” (al-Anfâl/8:75)

  1. Zakat

Selain membantu keluarga, islam juga menekankan umatnya untuk tidak acuh tak acuh terhadap sesama muslim yang seiman. Konsep zakat merupakan konsep yang sempurna untuk mengurangi kemiskinan di lingkungan sekitar. Zakat merupakan harta pemberian yang diberikan kepada pihak yang berhak menerimanya. Tujuan utama zakat adalah mengentaskan kemiskinan dan menyebar kebahagiaan sebagaimana firman Allah swt;

Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha mengetahui, Maha bijaksana. (at-Taubah/9:60)

Sasaran utama zakat adalah kaum fakir, sebagaimana dicontohkan di masa Rasulullah dimana harta zakat di pungut oleh amil zakat dengan berkeliling ke tiap-tiap rumah yang mampu membayar untuk kemudian disalurkan ke fakir miskin yang membutuhkan. terkait mengenai zakat fitrah yang wajib, Allah dan rasulnya dengan tegas akan memerangi mereka yang enggan membayar zakat padahal mereka mampu melakukannya.

  1. Sedekah

Bentuk kecil dari zakat adalah sedekah, kedudukan sedekah dalam hukum islam adalah sunnah kecuali sedekah yang dinazarkan. Berbeda dengan zakat, sedekah lebih fleksibel dalam hal bentuk, jumlah, waktu, dan proses penyalurannya. Esensi sedekah pun hampir sama dengan zakat yaitu membantu pihak yang membutuhkan. Dengan dibudayakan nya sedekah, secara tidak langsung kita juga ikut andil dalam mengurangi kemiskinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *