Memahami Konflik Rohingya Dan Apa Yang Harus Dilakukan

donasi rohingya

Krisis yang terjadi terhadap umat islam bukan hanya terjadi di negara timur tengah seperti Suriah dan Palestina saja. Di Asia salah satu krisis yang paling besar menimpa umat islam adalah krisis etnis Rohingya di Myanmar. Bahkan hingga saat ini, penindasan terhadap etnis muslim myanmar tersebut masih sering dilancarkan pihak mayoritas Myanmar yang beragama budha.

Konflik Rohingya setidaknya telah terjadi sekitar tahun 2012 lalu, kemudian kembali mencuat di tahun 2017 lalu bertepatan dengan perayaan hari raya idul adha 1438 Hijriah. Konflik ini melibatkan Etnis Rohingya yang merupakan etnis islam minoritas di Myanmar berhadapan dengan pihak birokrasi dan pemerintahan Myanmar di dukung warga sipil yang mayoritas beragama Budha. Karena pergesekan dua kubu Etnis ini yang masing-masing membawa identitas agama, maka berkembang di masyarakat bahwa konflik di sana adalah konflik agama.

Padahal jika di tinjau lebih dalam, konflik Rohingya bukan hanya menyangkut konflik agama, bahkan faktor agama sebagai pemantik konflik lumayan kecil. Faktor utama konflik di sana lebih mengarah ke konflik politik dan ekonomi. Peran birokrasi pemerintah dan telah membuat diskriminasi terhadap etnis Rohingya jauh sebelum pecah konflik beberapa tahun lalu, yang diikuti dengan pengusiran, pembunuhan hingga penolakan sebagai warga negara.

Melihat kondisi geografis Rohingya di Myanmar, Etnis islam Myanmar tersebut setidaknya berjumlah satu juta penduduk dan menempati wilayah negara bagian Rakhine bersama masyarakat budha lain nya. Rakhine merupakan wilayah yang cukup berpotensi di bidang ekonomi dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, namun kurang ter eksploitasi dengan baik mengakibatkan ketimpangan kemiskinan merajalela di sana.

“Komunitas warga Rakhine merasa didiskriminasi secara budaya, juga tereksploitasi secara ekonomi dan disingkirkan secara politis oleh pemerintah pusat, yang didominasi etnis Burma. Dalam konteks spesial ini, Rohingya dianggap warga Rakhine sebagai saingan tambahan dan ancaman bagi identitas mereka sendiri. Inilah penyebab utama ketegangan di negara bagian itu, dan telah mengakibatkan sejumlah konflik senjata antar kedua kelompok,” kata Siegfried O Wolf saat diwawancarai oleh media Jerman Deutsche Welle (DW).

Hal inilah yang menjadi pemicu tensi tinggi dikalangan mayoritas warga Myanmar yang merasa tersaingi dengan adanya etnis Rohingya dalam hal mencari pekerjaan maupun kesempatan untuk berwirausaha. Dari segi politis, tensi tinggi warga Mayoritas timbul setelah etnis Rohingya menolak mendukung partai politik mayoritas warga setempat. Tensi-tensi panas dari mayoritas Myanmar ini kemudian diperburuk oleh pemerintah pusat dengan memberi dukungan kepada kaum mayoritas fundamentalis budha, dan bukannya memberi solusi dengan rekonsiliasi.

Hingga saat ini, penindasan terhadap sudara muslim kita di Myanmar masih terus berlanjut. Keran pengungsian pun mulai dibuka bagi mereka yang ingin mencari perlindungan di indonesia. namun tentu memberi tempat berlindung tidaklah cukup, mereka masih dalam keadaan kekurangan banyak hal, termasuk kebutuhan pokok sehari-hari. Lantas bagi seorang muslim di indonesia, apa saja yang bisa dilakukan untuk membantu saudara-saudara kita di Rohingya dan rakyat mereka yang mengungsi di indonesia? berikut beberapa tindakan yang bisa di lakukan untuk membantu etnis Rohingya;

Salah satu yang terbaik yang bisa dilakukan adalah berdoa. Bagaimanapun, senjata umat islam yang paling kuat adalah berdoa. Allah memberi jaminan kepada hambanya untuk memberi pertolongan saat hambanya membutuhkan pertolongan. Saat Allah sudah berada di pihak kita, tidak ada lagi yang bisa mengalahkan kita. Selain doa, sebagai bentuk keseriusan kita untuk menolong haruslah doa yang kita panjatkan dibarengi dengan tindakan nyata. Jihad harta bisa menjadi pilihan kita untuk menolong, di luar sana ada begitu banyak pihak yang membuka donasi Rohingya untuk disalurkan ke saudara kita di Rohingya maupun yang mengungsi di indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *