Keutamaan Membantu Korban Bencana Alam

Bencana alam merupakan fenomena yang merugikan masyarakat banyak secara meluas. Di Indonesia sendiri, banyak sekali wilayah yang masuk dalam kategori daerah rawan bencana, mulai dari bencana alam gunung meletus, gempa bumi, dan banjir. Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui dan mencegah datangnya bencana alam, semuanya terjadi secara tiba-tiba tanpa ada peringatan sebelumnya.

Islam sendiri mendefinisikan bencana sebagai salah satu dari beberapa Allah untuk menguji hamba-Nya, menegur hamba-Nya, atau mengazab hamba-Nya. Bagi mereka yang memiliki keimanan maka akan menyikapi bencana alam dengan sabar, ridho dan berserah diri kepada Allah. Bencana alam juga merupakan bentuk teguran dari Allah agar tidak melenceng jauh dari kebathilan, sementara di zaman dahulu bencana alam merupakan azab yang ditimpakan suatu kaum yang mendurhakai utusan Allah.

Namun, dibalik bencana yang terjadi tersedia ladang pahala yang luas kepada sebagian masyarakat yang tidak terkena dampak dari bencana tersebut. ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk meluangkan waktu, pikiran, tenaga, dan harta mereka untuk di salurkan ke pihak yang membutuhkan guna mendulang pahala yang berlimpah dari Allah. Terlebih ke sesama muslim, ada berbagai keutamaan yang dijelaskan oleh Allah dan Rasul-Nya, berikut beberapa diantaranya:

Firman Allah:

وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Dan kerjakanlah amal kebaikan agar kalian beruntung! (QS. Al-Hajj [22]: 77)

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ (42) قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ (43) وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ (44)

“Apakah yang memasukkan kalian ke dalam neraka Saqar?” Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak pula memberi makan orang miskin.” (QS. Al-Muddatsir [74]: 42-44)

Ayat ini menjelaskan bagaimana keutamaan berbuat amal kebaikan yang akan membawa kita pada keberuntungan. Amal kebaikan di sini bisa berupa menolong orang yang lebih membutuhkan. selain itu Allah juga menjelaskan bagaimana ancaman neraka saqar bagi mereka yang enggan memberi makan orang miskin.

Hadist Rasulullah saw:

Artinya: Dari Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhu berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, saling menyayangi dan saling menyantuni adalah bagaikan satu tubuh; jika salah satu anggota tubuh merasakan sakit, niscaya seluruh anggota tubuh lainnya ikut merasakannya dengan tidak bisa tidur dan demam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Artinya: Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Ia tidak akan menzaliminya dan tidak akan menyerahkannya kepada musuh. Barangsiapa mengurus kebutuhan saudaranya niscata Allah akan mengurus kebutuhan dirinya, barangsiapa menyingkirkan sebuah kesusahan hidup dari seorang muslim niscaya Allah akan menyusahkan kesulitan hidupnya pada hari kiamat kelak dan barangsiapa menutupi aib seorang muslim niscaya Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat.” (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Daud)

Rasulullah menjelaskan bahwa setiap muslim adalah saudara terhadap muslim yang lain, barang siapa yang mengurus saudaranya niscaya Allah akan mengurus hajat kebutuhannya. Selain itu nabi juga menjelaskan bahwa perumpaan muslim yang saling mencintai, menyayangi dan menyantuni nya ibarat satu tubuh, jika salah satu anggota tubuh merasakan sakit maka seluruh tubuh akan merasakannya.

Betapa indahnya islam yang sama sekali tidak menghendaki umat nya untuk acuh tak acuh terhadap penderitaan sesama. Islam mengajarkan kita untuk peduli terhadap sesama dengan janji balasan yang lebih baik dan memberi peringatan bagi yang enggan membantu dengan ancaman siksa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *