Memahami Esensi Sedekah Dan Menghindari Sedekah Bumi

sedekah bumi

Islam adalah agama yang sempurna, kesempurnaan islam bahkan mengajarkan dan memberi pedoman ke pada kita hingga seluk-beluk terkecil dalam aspek kehidupan dari mulai masalah yang simpel dan sepele sampai masalah yang besar dan rumit. Islam pun agama yang indah dan suci, mengajarkan tiap hambanya untuk senantiasa menyebar kebaikan dalam bentuk apapun, mengajarkan hamba nya berbuat baik kepada siapapun yang membutuhkan, dan mengajarkan solidaritas keumatan.

Dalam ajaran islam yang mulia ini, dikenal istilah sedekah. Menyisihkan sebagian harta yang kita miliki untuk diserahkan kepada pihak yang membutuhkan merupakan definisi umum dari sedekah. Sesuatu yang disedekahkan tidak hanya seputar materi finansial berupa uang atau sejenisnya, namun lebih dari itu, esensi sedekah adalah menyebar kebaikan untuk sekitar, untuk orang banyak. Senyum terhadap sesama muslim pun dapat disebut sedekah, menyingkirkan duri di jalan juga masuk lingkup sedekah, berbagi ilmu yang bermanfaat juga merupakan sedekah.

Ada begitu banyak dalil yang memberi kabar gembira bagi mereka yang senantiasa bersedekah, seperti dalil dalam al-quran:

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak“. (QS. Al-Hadid: 18)

Orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan akan mendapat balasan di sisi Allah yang berlipatganda. Tiap kita mengeluarkan sebagian rezeki yang kita miliki, di saat itu pula Allah swt menyediakan rezeki lain yang jauh lebih baik. Balasan yang Allah berikan dapat berupa rezeki materi, keberkahan harta, rasa cukup dan rasa bahagia dalam hati, karena sungguh Allah maha mengetahui yang terbaik untuk hambanya.

Selain itu dalam hadist Rasulullah dikatakan:

“ Sesungguhnya didalam sedekah-sedekah itu ada lima perkara:

  1. Sedekah itu bisa menambah harta kekayaan mereka;
  2. Menjadi obat penyakit;
  3. Allah akan menghindarkan bahaya dari mereka;
  4. Mereka akan melewati jembatan shiratal mustaqim seperti halilintar yang menyambar; dan
  5. Mereka akan masuk kedalam surga tanpa dihisab dan disiksa”.

Bukan hanya balasan yang berlipatganda, bersedekah juga dapat menyembuhkan penyakit, menghindarkan dari bahaya, bahkan menyelamatkan kita di hari pembalasan nanti.

Namun tahukah anda bahwa ada sedekah yang ditolak dan tidak diterima oleh Allah swt, sedekah tersebut mungkin di keluarkan dengan cara yang salah, dengan harta yang salah, atau dengan niat yang salah.

Salah satu bentuk sedekah yang tidak diterima adalah sedekah yang tidak ikhlas karena Allah, dan malah mengharapkan pujian dari manusia. Tidak sedikit diantara kita, dan itu fenomena umat saat ini, dimana mereka bersedekah hanya untuk mendapat pujian dan gelar dermawan oleh orang lain. Padahal amalan apapun itu, jika tidak ikhlas melakukannya maka akan di tolak.

Sedekah yang tidak ikhlas juga bukan hanya seputaran riya dan sombong saja. Namun sedekah yang tidak ikhlas dan tidak diniatkan karena Allah juga akan tertolak. Fenomena di masyarakat yang telah terjadi sejak lama dan merupakan kesalahan besar dan berbahaya adalah sedekah bumi yang biasa dilakukan sebagai bentuk tradisi.

Dilihat dari esensinya, sedekah bumi telah menyelisihi dari apa yang menjadi dasar diterimanya sedekah seseorang. Sedekah bumi biasanya dilakukan sebagian masyarakat sebagai bentuk kesyukuran mereka terhadap hasil panen dan ternak yang banyak dengan memberikan sesajen kepada penunggu atau jin penjaga desa. Jelas perbuatan ini sudah masuk ranah kesyirikan besar, mengadakan saingan-saingan dengan Allah swt, masuk kategori syirik besar dan wajib dihindari.

Ikhlas dan niat hanya kepada Allah adalah kunci utama di terimanya sedekah kita, selain itu sedekah juga harus diberikan dengan harta yang baik dan halal, dengan cara yang benar sesuai yang diajarkan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *