Kenakalan Remaja Dalam Perspektif Islam Dan Solusi Yang Ditawarkan

masalah sosial kenakalan remaja

Islam menaruh perhatian lebih dalam pendidikan anak muda sebagai penerus perjuangan. Dalam islam, masa remaja adalah masa yang istimewa, pada masa ini generasi muda mulai mencari jati dirinya masing-masing dan menentukan perannya di masyarakat. Karena masa remaja merupakan masa pencarian jati diri, masa ini merupakan masa yang paling rentan mempengaruhi perilaku generasi penerus di masa selanjutnya.

Namun, sayang nya di era globalisasi dan modernisasi remaja yang tengah mencari jati dirinya malah terjerumus ke hal-hal yang salah yang jauh dari apa yang diharapkan. Dewasa ini kenakalan remaja mulai marak menjangkiti anak-anak muda di indonesia. banyak hal yang menjadi penyebab timbulnya fenomena ini, faktor internal bisa berupa kurang nya pendidikan dini pada anak sehingga anak tidak dibekali akhlak dan perilaku yang baik ketika mereka menginjak usia remaja. Sementara faktor eksternal nya bisa melingkupi banyak hal yang rumit, kompleks dan bisa dibilang sulit untuk dihindari seperti modernisasi yang mengajarkan budaya barat, lingkungan yang tidak kondusif, bahkan bisa jadi keluarga yang kurang memberi perhatian.

Faktanya, remaja merupakan fase manusia yang paling mudah dibolak-balikkan hatinya. Ada banyak sekali contoh remaja-remaja di zaman Rasulullah yang menerima dengan mudah islam yang di sebarkan oleh Rasulullah di masa awal keislaman dan bertahan hingga mereka dewasa. Begitu pun dengan remaja di zaman sekarang ini, masih sangat mungkin bagi kita yang peduli akan hal ini untuk mengubah keadaan, mengurangi kenakalan remaja yang ada, dan membangun generasi penerus yang berkualitas.

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa masalah sosial kenakalan remaja bisa disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal yang ada. Maka dari itu, untuk mengatasi masalah ini mulai dari akarnya, maka yang menjadi sasaran utama adalah menanggulangi faktor-faktor tersebut. Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mengatasi fenomena kenakalan remaja:

  1. Pengawasan sejak dini

Cara terbaik mengatasi kenakalan remaja adalah pembekalan sejak dini. Mengawasi dan mengajarkan anak dengan baik adalah kunci membentuk generasi yang berkualitas. Islam mengajarkan kita menjaga diri dan keluarga dari api neraka sebagaimana firman Allah:

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Qs.At-Tahrim 6)

Dengan bekal yang kuat sejak dini, akhlak yang baik membuat anak kebal dengan pengaruh lingkungan modern yang menjerumuskan.

  1. Memilih pendidikan islam untuk anak

Masih dalam tujuan membangun anak sejak dini. Pendidikan islam merupakan tameng terbaik dari modernisasi dan globalisasi. Dengan mendidik anak agama islam, mengajarkan akhlak yang baik, mengajarkan batasan-batasan dalam islam, dan mengajarkan banyak hal tentang islam, maka sang anak secara otomatis akan menjadi pengawas untuk dirinya sendiri. Bahkan jika ingin hasil terbaik, kita bisa memasukkan anak-anak kita ke pesantren agar pengawasan dan materi yang diajarkan lebih baik dan sistematis.

  1. Antisipasi

Selain mengajarkan, konsep pengawasan juga harus dilakukan oleh orang tua. Maka dari itu, orang tua seharusnya mempelajari seluk beluk dan jenis kenakalan remaja yang marak terjadi. Agar saat menyadari ada yang aneh dengan perilaku anak, kita bisa dengan sigap mengantisipasinya agar tidak bertambah parah. Pengawasan pun bukan hanya sekadar tanggung jawab orang tua atau pihak keluarga, kita sebagai muslim pun juga perlu ikut membantu pengawasan kenakalan yang terjadi di sekitar kita dan berusaha mengatasinya. Dengan begitu lambat laun akan terbentuk generasi yang kian berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *