Jihad Kemanusiaan Relawan Bulan Sabit Merah Bersama Pejuang Al-Quds

AL-QUDS – PALESTINA. Penghujung Ramadhan di Palestina diiringi sirene yang meraung-raung di Yerusalem. Roket terus melintas memborbardir bangunan warga sipil Palestina. Selain itu militer Israel juga menyerang langsung, bahkan pada saat umat Islam tengah khusyuk beribadah di Masjid Al-Aqsa, Yerussalem Timur.

Pasca penyerangan, Bulan Sabit Merah Palestina menangani pasien sebanyak 520 orang yang cedera akibat bentrokan di Masjid Al-Aqsa dan sekitar Kota Tua. Termasuk pula 333 kasus yang telah dipindahkan untuk perawatan di Rumah Sakit. Pasukan Israel menembakkan peluru karet, granat kejut dan gas air mata di kompleks tersebut.

Pada Senin (10/5/2021) sebelumnya, 20 orang tewas di Gaza, termasuk sembilan orang anak. Dari 20 warga Palestina yang tewas, tujuh orang adalah anggota keluarga yang tewas dalam ledakan di kota Beit Hanoun.

Hingga berita ini diterbitkan, korban masih terus berjatuhan membela hak dan mempertahankan kawasan suci Al-Quds. Tidak terkecuali anak-anak dan para wanita.

“Saat ini serangan udara masih berlangsung, drone pengintai masih ada di udara, sejauh ini lebih dari 26 syahid, hampir setengahnya adalah anak-anak, sementara ratusan lainnya luka-luka” terang Muhammad Husein sebagai Aktivis Indonesia yang saat ini berada di Gaza, Palestina.

Selain itu, dilansir dari sosial media Palestine Red Crescent, bahwa pasukan Israel mencegah personel medis menjangkau korban luka di Bab al-Lions. Padahal menghalangi dan mencegah awak ambulans menjangkau korban luka adalah pelanggaran mencolok terhadap hukum humaniter internasional, yang mengharuskan pendudukan memfasilitasi tugas personel medis.

Diperkuat pula oleh salah satu postingan dengan gambar tim medis yang terluka bertuliskan tagar #sayabukantarget. Hal ini menginformasikan bahwa tim medis Bulan Sabit Merah Palestina juga menjadi sasaran kekejaman kelompok israel.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Indonesia merupakan salah satu negara di Dunia yang menjadi tumpuan harapan besar masyarakat Palestina. Karenanya BSMI di seluruh Indonesia bergerak memberikan bantuan, terkhusus kepada para penjaga Al-Quds.

“Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi Sulawesi Selatan tengah merencanakan mengirim bantuan Tim Medis dan para dokter ahli ke Palestina” tegas Ketua BSMI Sulawesi Selatan, Basri Mahmud P.hD.

Jangan biarkan shaf kita dengan saudara kita di Palestina merenggang. Mari cegah kemungkaran dengan berbagai cara yang bisa kita upayakan. BSMI mengajak Anda berjihad dengan membagikan berita ini sebanyak-banyaknya dan mengirimkan donasi terkuat Anda demi mendukung perjuangan pembebas Al-Quds.

Kirim melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia (BSI) No 9988827790

a.n Bulan Sabit Merah Indonesia

Kode Transfer: 451

Konfirmasi ke 0852-5600-0955

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *