Islam Dan Kepedulian Sosial

banjir jawa timur & bali

islam adalah agama yang menyebar kebaikan, islam adalah agama rahmat ke seluruh alam, karena prinsip inilah islam dalam ajaran nya mengenalkan asas kepedulian ke sesama dan tolong-menolong. Islam sama sekali tidak menghendaki ketidakpedulian, bahkan dalam konteks ekonomi, islam mengatur hak sebagian fakir dan miskin di sebagian harta kita. Betapa indahnya islam.

Islam mengajarkan prinsip kepada kita bahwa, Saat kita meringankan beban orang lain maka dengan begitu Allah swt juga akan meringankan beban dan mempermudah urusan kita di dunia dan di akhirat, sebagaimana sabda Rasulullah:

“Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa melepaskan dari seorang muslim satu kesusahan dari sebagian kesusahan dunia, niscaya Allah akan melepaskan kesusahannya dari sebagian kesusahan hari kiamat, dan barangsiapa memberi kelonggaran dari orang yang susah, niscaya Allah akan memberi kelonggaran baginya di dunia dan akhirat, dan barangsiapa menutupi aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi aib dia di dunia dan akhirat, Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.”

Dalil ini menggambarkan betapa allah menghargai sifat kepedulian yang ditunjukkan hambanya dengan memberi balasan yang jauh lebih baik dari yang mereka lakukan. Sebagaimana Allah juga memberi ancaman bagi hambanya yang enggan untuk menunjukkan rasa kepeduliannya, acuh tak acuh terhadap orang di sekitarnya, bahkan ikut andil dalam mencelakai orang lain. Membantu sesama bisa menjadi lahan jihad kita untuk berjuang, jihad bukan hanya sekadar perang, berjuang membantu orang lain yang membutuhkan pun bisa menjadi jihad. Selain itu membantu sesama juga merupakan proses menyempurnakan iman sebagaimana sabda Rasulullah saw:

“Belum beriman seseorang itu sebelum ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri”.

Perkataan nabi ini menjelaskan bahwa, tidak lah sempurna iman seseorang yang acuh tak acuh dengan kondisi orang lain di sekitarnya, Rasulullah bahkan menekankan kita untuk mencintai dan peduli ke orang lain sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri.

Bentuk kepedulian dalam islam bisa diwujudkan dalam banyak hal, seperti berdonasi ke korban bencana misalnya. secara konseptual asas zakat, sedekah, dan infak merupakan instrumen utama dalam islam yang menjadi landasan utama berbagi sebagian harta yang dimiliki untuk membantu orang lain. Sebagaimana definisi berdonasi adalah salah satu kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh suatu pihak dalam rangka membantu orang atau pihak lain yang membutuhkan.

Donasi merupakan salah satu bentuk kepedulian ke sesama yang sangat bermanfaat untuk menolong orang lain. Pahami dan sadarilah bahwa kita tidak sendirian di dunia ini, tidak semua orang memiliki kehidupan yang bahagia, ada berbagai bencana yang terjadi di luar sana yang membuat saudara-sudara kita menderita. Bukalah pandangan kita seluas mungkin melihat apa yang sebenarnya terjadi di negara kita, mulai dari papua yang mengalami krisis gizi buruk, gempa bumi yang melanda lombok, banjir jawa timur & bali, erupsi gunung merapi, dan masih banyak lagi kejadian-kejadian yang membutuhkan uluran tangan kita.

Bantuan dapat berupa banyak hal, tidak melulu soal uang dan materi, seperti korban banjir misalnya, yang mereka butuhkan yang terpenting adalah makanan, kebutuhan pokok dan tempat berteduh karena biasanya bencana banjir bandang terjadi di musim hujan, maka dari itu pengungsi membutuhkan tenda untuk berteduh dari hujan. Berbeda dengan kasus gizi buruk yang menimpa papua, yang paling mereka butuhkan adalah makanan, dan pengobatan dari penyakit yang di deritanya, dalam kasus ini bantuan dana dan tempat berteduh tidak terlau dibutuhkan, namun tetap harus diberikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *