Gubernur Sulawesi Tengah Putuskan Masa Tanggap Darurat Diperpanjang hingga 14 hari

Palu- Sulawesi Tengah. Hasil rapat koordinasi penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah pada tanggal 11 Oktober 2018 dihadiri oleh para pejabat terkait dengan mengemukakan beberapa pendapat, yaitu :

 

  1. PUPR , Arie Sutiadi M. Menyampaikan bahwa pemulihan bidang infrastruktur masih terus dilaksanakan termasuk melakukan kajian kajian terhadap rencana pemukiman Huntara dan Huntap demikian juga sementara berjalan Pembersihan dampak.Gempa dan Sunami sesuai arahan menteri PUPR memberikan waktu 2 minggu untuk melakukan pembersihan demikian juga untuk pembangunan Infrastruktur lainnya sehingga melihat kondisi tersebut masih dibutuhkan perpanjangan Tanggab Darurat
  2. Kementrian Sosial , menyampaikan melihat kondisi pengungsi yang saat ini masih membutuhkan penanganan yang sangat komplek termasuk pemenuhan kebutuhannya , maka masih dibutuhkan perpanjangan tanggab Darurat.
  3. Bupati Sigi  Irwan Lapata melihat kondisi dimasyarakat yang terdampak Gempa diwilayah Sigi seperti penangan Pengungsi, distribusi bantuan logistik, pembukaan jalan ketempat yang masih terisolir diharapkan Gubernur kiranya dapat memperpanjang tanggab darurat Bencana
  4. Walikota Palu , menyampaikan bahwa saat ini kami masih membutuhkan dukungan didalam penangan dampak bencana Gempa dan Sunami untuk itu kami mengharapkan kiranya Gubernur dapat memperpanjang Waktu Tanggab Darurat hal tersebut juga didukung Bupati Donggala dan Wakil Bupati Parigi Moutong.
  5. Sestama BNPB , menyampaikan bahwa melihat kondisi yang ada saat ini penanganan tanggab darurat tahap I yang akan berakhir tanggal 12 oktober 2018 , masih dibutuhkan perpanjangan waktu tanggab Darurat , hal ini didasari bahwa waktu tanggab darurat semua dimudahkan karena semua instansi dan lembaga ikut bergerak membantu untuk memulihkan keadaan sesuai tupoksi , selanjutnya yang berhak untuk menetapkan tanggab darurat adalah Presiden, Gubernur dan Bupati/Walikota dan saya melihat semua yang hadir saat ini masih mengharapkan adanya perpanjangan tanggab darurat.

telah menghasilkan beberapa keputusan yang ditetapkan oleh Gubernur Sulawesi Tengah yaitu :

  1. Masa tanggap darurat diperpanjang hingga 14 hari kedepan 13-26 Oktober 2018
  2. Masa evakuasi korban yang seharusnya berakhir 11 Oktober 2018, maka diperpanjang 1 hari ( 12 Oktober 2018) 

Gubernur Juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasi kepada semua pihak atas bantuannya untuk melaksanakan kegiatan tanggab Darurat dan selanjutnya Gubernur mengharapkan kekompakan dan koordinasi semua pihak untuk meningkatkan pemulihan kondisi masyarakat dan jangan lagi saling menyalahkan tetapi mari kita saling Support.

KARO HUMAS PROTOKOL PEMDA SULTENG

AYO DUKUNG KEBERADAAN RUMAH SAKIT LAPANGAN BSMI !!!!

* Info donasi untuk RS Lapangan Bulan Sabit Merah (klik disini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *