Dapat “Lampu Hijau” Bupati Jeneponto, BSMI Siap Deklarasi Di Bumi Turatea

BSMI-SULSEL.OR.ID – Jeneponto.

Sejak hadirnya Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi Sulawesi Selatan memberikan banyak kontirbusi khususnya dalam misi kemanusiaan, penanganan bencana dan kondisi sosial lainnya,sebagai lembaga kemanusiaan tentunya berharap adanya perluasan gerakan misi kemanusiaan di Sulawesi Selatan.

Menyambut semangat pengembangan daerah tersebut, Ketua BSMI Sulsel Basri Mahmud, Ph.D mengadakan silaturahin di Kantor Pemerintah Dareah Jeneponto. Senin, 1 Januari 2021.

Bertempat di Kantor Bupati Jeneponto, Ketua BSMI Sulsel beserta Wakil Sekretaris BSMI Sulsel disambut hangat oleh Bapak Bupati Jeneponto Drs. H. Iksan Iskandar, M.Si. di ruang kerjanya. Pertemuan yang berlangsung hangat membahas seputar bencana yang terjadi di Sulsel serta sinergi lembaga-lembaga dalam menyikapi bencana.

Bupati Jeneponto sangat mengapresiasi kehadiran Pengurus BSMI Sulsel dan menyambut baik rencana pengurus BSMI Sulsel untuk membuka pengurus BSMI Cabang Jeneponto. Dalam pertemuan itu pula Ketua BSMI Sulsel menyampaikan aksi para relawan BSMI di penanganan Gempa Sulbar.

“Saya sangat senang jika banyak yang berfikir untuk kemanusiaan di era sekarang, karena sudah sedikit orang bekerja untuk kemanusiaan, semoga BSMI dapat menjadi Mitra yang strtegis dalam menjawab tantangan kemanusiaan kedepan khususnya di Jeneponto.” Ujar Bapak Bupati Jeneponto.

Pengurus Bulan Sabit Merah Indonesia ( BSMI) Sulawesi Selatan bertemu dengan Bupati Jeneponto

Menindaklanjuti pertemuan tersebut Ketua BSMI Sulsel segera melakukan koordinasi kebeberapa intansi yang direkomendasi Bapak Bupati untuk menjadi Pembina, diantaranya disebut Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kesehatan serta Kepala Dinas Pendidikan Jeneponto untuk kemudian disusun struktur BSMI Cabang Jeneponto.

Pertemuan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan Profil BSMI kepada Bapak Bupati Jeneponto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *