Buka Klinik Keliling Pasca Banjir, BSMI Sulsel Kirim Ambulans dan Relawan ke Luwu Utara

Ketua BSMI Sulsel, Basri Mahmud dan dr sepesialis bedah umum dari Prokami, dr Arwi

Memasuki hari ke 10 pasca banjir, Bulan Sabit Merah Indonesia Sulawesi Selatan kirim 1 unit ambulans ke Luwu Utara. Kendaraan ini akan mendukung kegiatan klinik keliling yang diadakan relawan BSMI di lapangan sejak hari ke lima pasca banjir.

Ambulans ini memuat logistik dan obat-obatan. Tiga relawan BSMI Makassar dan 1 dokter spesialis bedah umum dari lembaga mitra BSMI Sulsel, Imani Care Prokami. Mereka diberangkatkan pada Kamis (23/07/20) sore dari Markas Komando Utama BSMI Sulsel di Makassar. Diprediksi, mereka tiba di Posko 2 BSMI di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara pada Jumat  (24/07/2020) dini hari.

BACA : BENCANA LUWU UTARA, BSMI SULSEL DIRIKAN POSKO KOMANDO DI MAKASSAR

Selain kegiatan SAR dan penyaluran bantuan, selama di Luwu Utara relawan BSMI dari beberapa cabang BSMI di Sulawesi Selatan juga menggelar pemeriksaan kesehatan. Cabang yang diterjunkan langsung di lapangan sejak 1 hari pasca banjir, yaitu BSMI Luwu Utara, BSMI Kota Palopo dan BSMI Luwu. Pada 8 pasca banjir menyusul pula BSMI Barru dan terakhir BSMI Kota Makassar. Cabang BSMI Sulsel lainnya mendukung dalam pengumpulan donasi, termasuk dari BSMI pusat dan cabang seluruh Indonesia.

“Insya Allah, relawan kami selalu akan membersamai masyarakat korban banjir Luwu Utara hingga kondisi mereka pulih dari dampak bencana ini. Kami memberangkatkan relawan dari Makassar untuk meningkatkan kegiatan lapangan di lokasi. Termasuk mobilitas pemeriksaan kesehatan menggunakan ambulans”, terang Ketua BSMI Sulsel, Basri Mahmud, Phd.

Pemberangkatan relawan BSMI Makassar ke Kabupaten Luwu Utara (23/07/2020)

Menurut Basri, sebelum berangkat, relawan BSMI mengikuti rapide test untuk memastikan keadaan fisik dan kesehatan mereka. “Kita masih di tengah bencana pandemi Covid juga. Jadi, relawan perlu dipastikan dari aspek kesehatannya. Semoga mereka bisa bekerja maksimal meringankan beban saudara kita di sana”, tambahnya.

Dalam misi kemanusiaan di lapangan ini, BSMI bersinergi dan didukung relawan dari elemen atau lembaga lain. “Misal untuk penyaluran logistik dari para donasi, kita banyak dibantu oleh pemuda Karang Taruna Kabupaten Luwu, dan lain-lain. Untuk kesehatan, obat-obatan didukung oleh Imani Care Prokami, Ikatan Dokter Indonesia dari propinsi, Makassar, Luwu dan Luwu utara. Juga dari dinas kesehatan propinsi dan pemerintah setempat”, Ungkap Basri.

Basri berharap kerjasama dengan lembaga lain dalam masalah bencana dan kemanusiaan ini lebih ditingkatkan lagi di masa mendatang. “Kita tidak bisa sendiri dalam menyelesaikan masalah kemanusiaan yang dihadapi. Harus terus bersinergi,”tutupnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *