Bersama Komunitas Sahabat KAEF dan YBM PLN, BSMI Sulsel Gelar Bakti Sosial di Kabupaten Jeneponto

BSMI-SULSEL.OR.IDJeneponto. Puluhan Relawan BSMI Sulawesi Selatan datang ke Kabupaten Jeneponto- Sulsel. Para relawan ini datang dalam rangka kegiatan amal yang diprakarasi oleh komunitas Sahabat KAEF bekerjasama dengan Yayasan Baitul Ma’al ( YBM) PLN Up.Punagayya Jeneponto. Kegiatan amal ini berupa : khitanan massal, donor darah, pemeriksaan kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Manager PLN Up. Punagayya, Bpk. Bambang dan dihadiri pula oleh Kepala Puskesmas Bangkala-Jeneponto, serta Kepala Desa Punagayya – Kecamatan Bangkala. Dalam sambutannya, manager PLN up. Punagayya sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan untuk amsyarakat sekitar pembangkit PLN. Ketua YBM PLN up. Punagayya , Abe secara khusus berharap kerjasama kegiatan sosail dalam bidang kesehatan bisa terus berlanjut. Selain itu pula, Kepala Desa Punagayya juga berharap kegiatan sosial di desa Punagayya semakin sering dilaksanakan dengan melibatkan perangkat desa dan pemuda.

Chief Community Officer ( CCO) Komunitas Sahabat KAEF, Megasanti S.Fam juga berharap para custumer yang pernah datang berobat di klinik Kimia Farma yang menjadi mitra Komunitas Sahabat KAEF semakin sering terlibat dalam aksi-aksi sosial kemanusiaan. Komunitas Sahabat KAEF sendiri adalah wadah komunikasi dan interaksi bagi pelanggan Kimia Farma yang mendaftar menjadi member komunitas Sahabat KAEF. Member komunitas memiliki beragam benefit jika dibandingkan pelanggan biasa yang bukan member.

Sementara itu, BSMI Sulsel sendiri atas permintaan Komunitas Sahabat KAEF, menurunkan tenaga dokter, perawat dan paramedis lengkap dengan ambulance emergency. Kegiatan ini disambut antusias ratusan warga yang sejak pagi sudah berkumpul di kantor desa Punagayya-Bangkala-Jeneponto. BSMI Sulsel juga melakukan penyuluhan tanggap bencana bagi warga yang ada di desa tersebut. Hal ini menginat di bulan Januari-Februari curah hujan cukup tinggi sehingga kewaspadaan akan bencana banjir mesti ditingkatkan. Jeneponto sendiri pernah diterjang banjir besar setahun lalu dengan kerugian materiil yang tidak sedikit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *