Berbekal Pasta Gigi, Inilah Aksi Heroik Relawan BSMI Pasca Demo

Tidak hanya merawat pasien di posko medis, Relawan BSMI juga melakukan aksi berbagi pasta gigi di jalan Pettarani Kota Makassar pada Senin malam, tanggal 11 April 2022.

Bukan tanpa alasan, aksi yang terbilang baru ini dilakukan oleh sejumlah relawan BSMI untuk pengguna jalan pasca unjuk rasa berlangsung.

“Jadi pasca unjuk rasa itu terdapat sisa-sisa paparan gas air mata yang masih terbilang kuat di area sekitaran fly over. Sehingga banyak pengendara terganggu penglihatannya. Bahkan sempat terjadi beberapa kecelakaan disekitaran titik aksi” terang Fiqhi Abugar selaku koordinator posko medis BSMI.

 

“Ini supaya mendinginkan wajah, juga merangkap partikel-partikel gas air mata agar tidak membuat mata perih” sambungnya.

 

Fiqhi menyampaikan bahwa aksi ini dimulai setelah berbuka puasa dan shalat maghrib. Dimana massa demonstrasi sudah terpukul mundur.

“Setelah demonstran mundur, polisi yang bertugas meninggalkan banyak sekali residu gas air mata. Sehingga mengganggu pengguna jalan” pungkas lelaki yang berprofesi sebagai CFO 1 Kaffah Priority ini.

“Alhamdulillah, pengguna jalan merasa senang. Banyak yang berterima kasih. Bahkan ada beberapa yang langsung turut berbagi makanan pada relawan” tutupnya.

Tidak hanya merawat pasien di posko medis, Relawan BSMI juga melakukan aksi berbagi pasta gigi di jalan Pettarani Kota Makassar pada Senin malam, tanggal 11 April 2022.

Bukan tanpa alasan, aksi yang terbilang baru ini dilakukan oleh sejumlah relawan BSMI untuk pengguna jalan pasca unjuk rasa berlangsung.

“Jadi pasca unjuk rasa itu terdapat sisa-sisa paparan gas air mata yang masih terbilang kuat di area sekitaran fly over. Sehingga banyak pengendara terganggu penglihatannya. Bahkan sempat terjadi beberapa kecelakaan disekitaran titik aksi” terang Fiqhi Abugar selaku koordinator posko medis BSMI.

“Ini supaya mendinginkan wajah, juga merangkap partikel-partikel gas air mata agar tidak membuat mata perih” sambungnya.

Fiqhi menyampaikan bahwa aksi ini dimulai setelah berbuka puasa dan shalat maghrib. Dimana massa demonstrasi sudah terpukul mundur.

“Setelah demonstran mundur, polisi yang bertugas meninggalkan banyak sekali residu gas air mata. Sehingga mengganggu pengguna jalan” pungkas lelaki yang berprofesi sebagai CFO 1 Kaffah Priority ini.

“Alhamdulillah, pengguna jalan merasa senang. Banyak yang berterima kasih. Bahkan ada beberapa yang langsung turut berbagi makanan pada relawan” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *